Saturday, October 16, 2010

Manajemen Umum

BAB 4
MANAJEMEN UMUM

PENGERTIAN MANAJEMEN

·        Arti dan Fungsi Manajemen

Manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee adalah
Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Manajemen mempunyai 5 fungsi,yaitu:
1.      Perencanaan
2.      Pengorganisasian
3.      Pengarahan
4.      Pengkoordinasian
5.      Pengawasan

Setiap kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sebuah lembaga tentu mempunyai tujuan dan untuk mencapai tujuan tersebut perlulah dibuat perencanaan terlebih dahulu. Secara garis besar, perencanaan ini menggambarkan tentang:
a.       Apa
b.      Bagaimana
c.       Mengapa dan
d.      Kapan akan dilakukan
Jadi untuk mencapai tjuan harus ada kegiatan, dalam mana kegiatan-kegiatan yang sama disatukan di dalam suatu wadah yang disebut fungsi.

·        Jenjang Manajemen

Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah :
1.      Manajemen puncak atau manajemen eksekutif,
Yaitu jenjang tertinggi adalah manajemen puncak

2.      Manajemen madya atau manajemen administratif,
Yaitu jenjang berikutnya dalam piramida manajemen itu

3.      Manajemen oprasional atau manajemen supervisori.
Yaitu manajemen yang terendah.






LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN

·        Gerakan Manajemen Ilmiah

Prinsip-prinsip manajemen ilmiah untuk melakukan pekerjaan dengan efisien:

Prinsip 1 : Semua pekerja dapat diobservasi dan dianalisis guna menentukan satu cara terbaik untuk menyelesaikannya.
Prinsip 2  : Orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara ilmiah.
Prinsip 3  : Kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti dengan menggaji pemegang jabatan dengan dasar inentif, yaitu menyamakan gaji dengan hasil kerjanya.
Prinsip 4  : Menempatkan manajer dalam perencanaan, persiapan dan pemeriksaan pekerja.

SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN

·        Sekolah Klasik (classical school)
Sekolah klasik telah memberikan saran tentang fungsi-fungsi manajemen primer, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

·        Sekolah Perilaku (behavioral school)
Sekolah perilaku yang juga disebut leadership, human relations, atau behavioral sciences school of management, telah menjadi populer dalam tahun 1950-an.
Sekolah perilaku tersebut menarik beberapa disiplin seperti psikologi dan sosiologi sebagai bagian dari latar belakang pendidikan manajer.

·        Sekolah Ilmu Manajemen ( manajement science school )
Sekolah ilmu manajemen ini melibatkan matematik dan statistik. Ilmu manajemen merupakan suatu pendekatan kuantitatif  yang memberikan alat untuk menyelesaikan masalah-masalah bisnis.

·        Analisis Sistem
Analisis sistem menawarkan suatu alat untuk melihat kegiatan intern dan ekstern dari perusahaan.

Sistem adalah suatu unit yang dibentuk dari dua atau lebih bagian-bagian independen yang berinteraksi untuk membentuk suatu organisme fungsi.

·        Manajemen Hasil
MBO (management by objectives) adalahsuatu program untuk meningkatkan motivasi dan pengendalian karyawan.
Mereka yang telah menggunakan program-program MBO percaya bahwa program itu mempunyai manfaat yang pasti.

PERENCANAAN

·        Bentuk-bentuk Perencanaan

a.      Tujuan (objective)
Tujuan merupakan suatu sasaran di mana kegiatan itu diarahkan, dan diusahakan untuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.

b.      Kebijakan (policy)
Kebijakan adalah suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan pikiran dalam mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan.

c.       Strategi
Strategi merupakan tindakan penyesuaian dari rencana yang telah dibuat.

d.      Prosedur
Prosedur merupakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk waktu mendatang. Adanya prosedur akan lebih memudahkan pelaksanaan semua tindakan .

e.      Aturan (rule)
Aturan adalah suatu tindakan yang spesifik dan merupakan bagian dari prosedur.

f. Program
Program merupakan campuran antara kebijakan prosedur, aturan dan pemberian tugas yang disertai dengan suatu anggaran (budget); semuanya ini akan menciptakan adanya tindakan.

·        Kegunaan Perencanaan

a.      Mengurangi Ketidakpastian serta perubahan pada Waktu Mendatang
Sebalum melakukan sesuatu untuk waktu yang akan datang, lebih dulu dibuat suatu pedoman atau dasar atau standard dimana standard ini dapat dipakai sebagai ukuran.

b.      Mengarahkan Perhatian pada Tujuan
Perencanaan dibuat untuk digunakan sebagai penentu arah didalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Perancanaan yang baik akan memberikan arah dari masing-masing bagian dalam organisasi menuju kepada satu sasaran/ tujuan yang telah ditetapkan.

c.       Memperingan Biaya
Dengan adanya perencanaan memungkinkan diadakan penghematan ongkos-ongkos, sebab semua kegiatan dapat dilakukan secara efisien dan efektif.




d.      Merupakan Sarana untuk Mengadakan Pengawasan
Pengawasan dilakukan dengan membandingkan apa yang telah dilakukan dengan apa yang telah direncanakan.

·        Langkah-langkah Penyusunan Perencanaan

a.      Menetapkan Tujuan
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun perencanaan adalah menetapkan tujuan. Tujuan menggambarkan tentang apa yang diharapkan dapat dicapai dan merupakan suatu titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan.

b.      Menyusun Anggapan-anggapan (premising)
Langkah kedua yang harus dilakukan dalam menyusun perencanaan adalah menciptakan, mencari kesesuaian penggunaan dan menyebarkan anggapan perencanaan. Anggapan-anggapan yang dicari adalah anggapan yang diperkirakan dapat memberikan pengaruh terhadap suatu rencana.

c.       Menentukan Berbagai Alternatif Tindakan
Banyak sekali cara yang dapat ditempuh untuk mencapai suatu tujuan.

d.      Mengadakan Penilaian terhadap Alternatif-alternatif Tindakan yang sudah Dipilih
Hasil kerja yang telah dicapai oleh seeorang sulit untuk diukur keefektifannya tanpa adanya perencanaan.

e.      Mengambil Keputusan
Setelah diadakan pernilaian dengan mengadakan pembandingan serta pertimbangan-pertimbangan yang masak terhadap berbagai alternatif.

f.        Menyusun Rencana Pendukung
Dibuatnya suatu perencanaan membutuhkan pula dukungan dari perencanaan yang lain.

·        Perencanaan Merupakan proses Pendekatan yang Rasional
Dapatlah dikatakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.

·        Jangka Waktu Perencanaan
Perencanaan dapat dikelompokan menjadi tiga golongan,yaitu:
-         Perencanaan jangka panjang
-         Perencanaan jangka Menengah
-         Perencanaan jangka pendek
Perencanaan pembangunan duapuluh lima tahun diindonesia yang dikenal dengan nama Era Pembangunan, merupakan salah satu contoh perencanaan jangka panjang.

·        Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan

a.      Sulitnya Mencari Anggapan Secara Teliti
Kesulitannya mencari anggapan secaa teliti merupakan salah satu faktor yang membatasi perencanaan. Oleh karena itu, anggapan-anggapan yang tepat pun sulit untuk ditentukan.

b.      Perubahan yang Sangat Cepat
Suatu kehidupan yang bersifat dinamis dapat dikatakan baik. Akan tetapi , jika perubahan yang terjadi terlalu cepat, maka dapat menimbulkan berbagai kesulitan dalam menyusun suatu perencanaan.

c.       Kekuatan Internal
Kekuatan internal merupakan kekuatan yang tercipta dan berasal dari dalam organisasi/perusahaan.

-         Kekuatan Psikhologis
Kadang-kadang orang kalau sudah mempunyai suatu pendapat sulit untuk diubah, demikian pula cara berfikirnya.

-         Kekuatan karena adanya Prosedur dan Kebijakan
.Sekali prosedur dan kebijakan ini dibuat dan dapat diterima oleh orang banyak, maka sulitlah untuk diubah.

-         Kekuatan Sumber Daya dan Dana
 Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan di waktu mendatang  menjadi sangat terbatas.

d.      Kekakuan Eksternal
Kekakuan eksternal ini sangat sulit untuk dikendalikan dan diawasi oleh para manajer. Dengan demikian faktor tersebut sangat membatasi suatu perencanaan.

e.      Waktu dan Biaya
Waktu yang harus dikeluarkan untuk menyusun suatu peramalan, menilai berbagai alternatif atau aspek-aspek lain dari perencanaan dapat dikatakan tidak terbatas.

·        Pengambilan Keputusan

a.      Syarat Pengambilan Keputusan
-         Harus berusaha untuk mendapatkan suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positive.
-         Harus dapat mengetahui dengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat dicapai beserta segala kekurangannya.
-         Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan penilaian berbagai alternatif sesuai dengan tuntutan-tuntutan untuk mencapai tujuan.
-         Harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternatif yang paling baik.

b.      Alat Pengambilan Keputusan
 Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat-alat seperti:
-         operation research
-         teori probabilitas
-         linear progamming

alat-alat pengambilan keputusan:

-         Analisa Risiko
Pertimbangan untuk memasarkan produk baru ke pasar misalnya tergantung kepada beberapa variabel kritis berikut:
1.      Biaya pengenalan
2.      Biaya produksi
3.      Investigasi modal yang dibutuhkan
4.      harga dan
5.      market share yang dapat dicapai

-         Pohon Keputusan (decision Tree)
Cara lain yang dapat ditempuh untuk menganalisis keputusan adalah dengan jalan melihat berbagai kemungkinan arah yang dapat diambil dari berbagai jenis keputusan. Suatu keputusan yang diambil dapat menimbulkan berbagai akibat dan kemungkinan ini yang disebut pohon keputusan.

PENGORGANISASIAN

·        Pengertian
Setiap organisasi memiliki tiga komponen pokok yaitu : personalia, fungsi dan faktor-faktor fisik, yang kesemuanya ini merupakan sarana untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dengan demikian fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan.
Hubungan-hubungan yang timbul didalam organisasi dapat berbentuk:
a.      Hubungan Informal
Hubungan yang menyangkut dengan kemanusiawian.
b.      Hubungan Formal
Hubungan yang dilakukan dengan sengaja.



Dalam hubungan formal terdapat tiga hubungan dasar yaitu :
1.      Tanggung Jawab
Kewajiban-kewajiban bagi individu untuk melaksanakan tugas yang telah ditetapkan.

2.      Wewenang
Hak untuk mengambil keputusan tentang apa yang harus dilakukan oleh seseorang.

3.      Pertanggung jawaban
Hasil pekerjaan yang telah dicapai dimana hasil pekerjaan tersebut harus dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

·        Pola Hubungan antar Komponen Organisasi

Semua tugas-tugas yang dijalankan diorganisir untuk mencapai tujuan, dalam mana tujuan tersebut merupakan titik tolak proses pengorganisasian .
Jadi, antara tujuan, fungsi, tanggung jawab, wewenang serta pertanggung jawaban mempunyai hubungan yang erat, dan berkaitan satu dengan lainnya.

·        Rentangan Kekuasaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan yaityu :

a.      Latihan dari Bawahan
Bawahan yang mendapatkan latihan sempurna akan mengurangi frekuensi hubungan dengan pimpinannya.

b.      Pendelegasian Wewenang
Organisasi yang kurang teratur dapat memberikan pengaruh yang kurang menguntungkan terhadap frekuensi hubungan antara pimpinan dan bawahan.

c.       Perencanaan
Dalam hal ini penyusunan perencanaan, kerja perencanaan, wewenang dari pelaksana dan sejauh mana para pelaksana dapat memahaminya, sangat mempengaruhi hubungan mereka dengan pimpinan.

d.      Teknik Komunikasi.
Teknik komunikasi yang baik akan mempengaruhi pula rentangan kekuasaan yang ada. Selain mudah dimengerti perintah-perintah dari pimpinan juga akan mempererat hubungan dengan bawahannya.





·        Dasar-dasar Penggolongan Bagian didalam Organisasi
Pengelompokan menjadi bagian-bagian di dalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapa faktor berikut :

a.      Didasarkan pada Suatu Angka
Dasar penggolongan dengan menggunakan angka ini biasanya terdapat di bidang kemiliteran.

b.      Didasarkan pada Waktu
Dasar waktu biasa dipakai dalam pelaksanaan tugas-tugas dipabrik.

c.       Didasarkan pada Fungsi Perusahaan
Masing-masing karyawan yang berada dibagian produksi tidak perlu menjalan kan aktivitas-aktivitas yang menjadi tanggung jawab bagian keuangan.

d.      Didasari pada Luas Daerah Operasi
Sebuah perusahaan yang memiliki daerah operasi sangat luas, dapat mendirikan cabang-cabang di beberapa daerah.

e.       Didasarkan pada jenis Barang yang Dihasilkan
Memerlukan kemampuan teknis yang berbeda pula.

f.        Didasarkan pada Jenis Langganan
Diadakan penggolongan karyawan beserta aktivitasnya menurut jenis langganan perusahaan.

·        Karakteristik Struktur Organisasi

Ada dua karakteristik dasar:

-         Keseimbangan dalam Organisasi
Adanya beberapa bagian didalamnya.

-         Fleksibel
Kemampuan dari struktur organisasi untuk menyesuaikan diri.


PENGARAHAN

Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan.

Prinsip-prinsip pengarahan :

  1. Prinsip mengarah kepada tujuan
  2. Prinsip keharmonisan dengan Tujuan
  3. Prinsip Kesatuan Komando

·        Cara-cara Pengarahan

a.      Orientasi
Cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu agar supaya kegiatan dapat dilakukan dengan baik.

b.      Perintah
-         perintah umum dan khusus
-         perintah lisan dan tertulis
-         perintah formal dan informal

c.       Delegasi Wewenang
Pimpinan melimpahkan sebagian dari wewenang yang dimilikinya kepada bawahan.

·        Komunikasi
-         Komunikasi harus jelas
-         Prinsip Integritas
-         Prinsip Penggunaan Organisasi Informal

·        Motivasi

-         Motivasi Positif
Proses mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan tertentu.

-         Motifasi Negatif
Proses mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa.

PENGKOORDINASIAN

·        Prinsip-prinsip Koordinasi
-         Prinsip Kontak Langsung
-         Prinsip Penekanan pada Pentingnya koordinasi
-         Hubungan Timbal balik diantara faktor-faktor yang ada

·        Pelaksanaan Fungsi Koordinasi
a.       Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi.
b.      Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi.


PENGAWASAN

·        Pengertian
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen.

·        Langkah-langkah Pengawasan

a.       Menciptakan Standartd
b.      Membandingkan Kegiatan yang Dilakukan dengan standard
c.       Melakukan Tindakan Koreksi

·        Syarat-syarat Pengawasan yang Baik
-         pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan
-         melaporkan setiap penyimpangan
-         pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan
-         harus obyektif
-         luwes
-         ekonomis
-         mudah dimengerti
-         serasi dengan pola organisasi
-         diikuti dengan perbaikan/ koreksi

Wednesday, October 13, 2010

Pemanfaatan Komputer dibidang Ekonomi&Industri

Bidang Ekonomi dan Industri



Dalam bidang ekonomi teknologi computer berkembang sangat pesat.Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antaralain:
1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
                   
2.Terjadinya industrialisasi

3.Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologiakanmeningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dariaspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasidan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akansemakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan,dampak perkembangan teknologi komputer di dunia industri akansemakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segeramuncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secaraindividual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehinggapelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individudapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ketoko.

4. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untukselalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderunganperkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak padapenyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan.Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akanmengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yangdiperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan danskill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.

5. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikanproduk kedokteran menjadi komoditi Meskipun demikian ada puladampak negatifnya antara lain:
1) terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai
kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
2) Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada eraglobalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moralmengalami kemerosotan:
konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental“instant.

Sunday, October 10, 2010

Lingkungan Perusahaan

BAB 2
LINGKUNGAN PERUSAHAN


PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

·        Pengertian Lingkungan Perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat di artikan sebagai keseluran dari faktor – factor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Faktor-faktor yang mempengaruhiperusahan tersebut adalah luas dan banyak ragam nya,termasuk aspek-aspek ekonomi,politik,social,etika-hukum,dan ekologi fisik dan sebagainya,masing-masing faktor saling menunjang dan saling mempengaruhi.

·        Perusahaan  dalam Masyarakat yang Pluralistik
Perusahaan sangat bergantung pada masyarakat untuk membeli barang dan jasa yg ditawarkan. Oleh karna itu  perusahaan menjaga hubangan baik dengan kelompok atau  daripihak-pihak ya berkepentingan.
Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan.  
 
·        Kesan Negatif Tentang Perusahaan
Dari pemberitaan pers yang dapat kita ikuti banyak masalah yang menciptakan kesan negative tentang perusahaanantara lain,menyangkut penyelewengan pajak,peyelundupan barang,penyogokan kepada pejabat pemeritah,periklanan yang menipu,kebocoraan yang berbahaya,pembayaran-pembayaran yang tidak legal, dan sebagainya.sudah banyak dari para pelaku kejahatan seprti itu di beri hukuman.

·        Usaha-Usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif   
Untuk memperbaiki  adanya kesan-kesan negatif  dari masayarakat terhadap perusahaan tentunya perusahaan harus tidak menciptakaan masalah-masalah yang negatif serta perlu melasanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif. 

LINKUNGAN FISIK,ENERGI DAN KONSERVASI

·        Ekologi
ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan linkungannya. hal ini terutama di sebabkan oleh kombinasi dari 3 faktor:
1.      semakin meningkatnya konsentrasi penduduk.
2.      perkembangan teknologi baru
3.      semakin meningkat kemakmuran ekonomi.
           
Tujuan-tujuan ekoligis memang sangat penting tetapi persoalan riilnya adalah menyangkut apakah kita dapat mengkordinir tujuan-tujuan tersebut dengan tujuan sosial dan tujuan ekonomi lain nya.

·        Macam-macam Polusi
Polusi merupakan pengerusak lingkungan alam dimana kita hidup dan berkerja.

Macam-macam polusi:
Pencemaran udara
            Pencemaran udara ini menimbulkan dampak negatif  yang bisanya di kaitkan dengan penyakit jantung dan pernafasan.kita dapat membayakan bila mana seseorang di dalam garasi tertutup menghidupkan mesin mobil nya maka lama kelaman orang tersebut akan mengalami sesak nafas dan dapat menjadi lemas atau bahkan meninggal karna terlalu banyak menghirup gas karbon.

Pencemaran air
            Cukup banyak kasus pencemaran air di Indonesia yang bersal dari berbagai macam sumber seperti lingkungan industri, pemukiman, dan linkungan pertanian. Penggunaan pupuk yang mempunyai  kandungan nitrat cukup besar dapat menyebab kan polusi air baik di permukaan dan di bawah tanah.

            Pencemaran Sampah Awet
            Di daerah perkotaan yang semakin padat penduduk nya akan semakin sulit memanajemen pembuangan sampah nya. Jika sampah di bakar , pencemaran udara yang timbul sangat menggangu lingkungan.


·        Energi dan Konservasi
Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama di gunakan di samping batu bara dan air. Dari sumber energi tersebut kira nya energi matahari dapat memberikan prospek pengunaan yang baik di masaa depan mengingat bahaya yang hapir tidak ada. Namun demikiaan orang tetap melakukan penghematan energi yang kenyatannya dapat menghemat pengeluaraan cukup banyak.


LINGKUNGAN PEREKONOMIAAN DAN PERPAJAKAN

·        Alasa-Alasan bagi meningkatnya pengluaran pemerintah
            Pemerintah membiayai pengeluaran nya dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan bagi pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yg semakin meningkat. Untuk meningkatkan fasilitas pelayaan kepada masyarakat,pemerintah telah membangun taman-taman bagi keperluan rekreasi, perpustakaan, museum dan pusat-pusat rekreasi serta kebudayaan yang lain.   

·        Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah 
Untuk menutup defisit  ini dapatlah dilakukan peminjaman kepada bank-bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang negara.
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah,antara lain :



a.      Pajak Tidak Langsung
Pajak tidak langsung dapat  dikenakan atas barang-barang seperti rokok, tembakau, minuman keras dan sebagainya.
Macam pajak lain yang termasuk pajak tidak langsung adalah pajak penjualan impor, cukai, bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.

b.      Pajak Langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayaran pajak. Macam-macam pajak langsung adalah pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs) dan pajak dividen.

Secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari :
-          Penerimaan dalam negri, meliputi : pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan minyak dan penerimaan bukan pajak.
-          Penerimaan pembangunan, meliputi :  bantuan  program dan bantuan proyek.

Secara seluruh pengeluaran  pemerintah dapat diperoleh  dari :
-          Pengeluaran rutin, antara lain berupa :  belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah otonom, bunga dan cicilan utang serta pengeluaran lain.
-          Pengeluaran pembangunan
Pembiayaan pembangunan  sektoral yang antara lain meliputi sektor-sektor pertanian dan pengairan, industri dan pertambangan, tenaga listrik, perhubungan dan peristiwa, pendidikan dan kebudayaan, agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pertahanan dan keamanan serta aparatur negara secara keseluruhan telah menunjukan peningkatan dalam jumlah yang cukup besar.

LINGKUNGAN HUKUM

·        Hukum Publik
Hukum publik ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan  dan keamanan umum.  Aturan-aturan hukum yang dapat dimasukan sebagai hukum publik ini antara lain : hukum tatanegara, hukum tatausaha dan hukum pidana.

·        Hukum Privat
Hukum privat merupakan hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Termasuk ke dalam hukum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang.






LINGKUNGAN PEMERINTAH


Hubungan antara perusahaan dan pemerintah telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi, yang ditujukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.

·        Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan, pengadaan kontrak dan pemberian paten.

a.      Bantuan di Bidang Transportasi
 Hampir di sektor pengangkutan pemerintah banyak memegang peran , pada sektor perkreta apian misalnya: sepenuhnya dikuasai pemerintah yang diatur oleh perusahaan jawatan kereta api (PJKA). Sektor lain seperti angkutan udara, laut dan darat.

b.      Bantuan pada Perusahaan-perusahaan Kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecildapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitiu:
-          Bantuan finansial
-          Bantuan pemberian kontrak
-          Bantuan teknik dan manajemen.

c. Bantuan di Bidang Komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televisi, telepon dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah. Usaha-usaha semacam ini sangat mendorongmajunya usaha di bidang komunikasi.

LINGKUNGAN INTERNASIONAL

·        Neraca Pembayaran Internasional
Keadaan perekonomian internasional beberapa negara ditujukan dalam neraca pembayarannya. Suatu konsep penting berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan. Jika impor lebih besar dari ekspornya, maka keadaan neraca perdagangan tidak menguntungkan.

·        Perusahaan-perusahaan Multinasional ( Multinational Corporation)
Perusahaan-perusahhan Multinasional kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa, Amerika dan Jepang. Indonesia termasuk salah satu anggota selain singapura, malaysia, philipina dan muangthai segera menyusul menjadi anggota Brunei Darusalam.





·        Kegiatan-kegiatan Multinational
Perusahaan-perusahaan Multinasional bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja, tetapi juga ke negara-negara lain. Perusahaan-perusahaan Multinasional beroprasi di suatu negara untuk mengembangkan pasarnya secara ekonomis dan berusaha memanfaatkan keadaan politik yang menguntungkan.
Adanya perusahaan Multinasional dapat membantu untuk memperbaiki kondisi perekonomian dari satu negara terhadap negara yang lain.

·        Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/ manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua negara.
Sebagian besar dari penanaman modal asing di negara-negara sedang berkembang diusahakan dibidang sumber daya alam, sisanya di bidang pengolahan, perdagangan, prasarana, transport, perbankan, turisme dan jasa-jasa lainnya.

·        Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional

a.      Kebaikan Perusahaan Multinasional :
-          Menambah devisa negara melalui penanaman modal di bidang ekspor.
-          Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sektor industri.
-          Menambah pendapatan negara.
-          Menambah kesempatan kerja.
-          Meningkatkan taraf hidup karyawan
-          Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan
-          Memodenisir industri.
-          Menambah arus barang.
-          Memperluas pasar
-          Ikut mendukung pembangunan nasional.

b.      Keburukan Perusahaan Multinasional :
-          Makin banyaknya Perusahaan Multinasional yang didirikan dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi negara.
-          Perusahaan multinasional berhak menarik kembali modalnya sewaktu-waktu.
-          Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi negara.
-          Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.

·        Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional
Perantara middlemen dibedakan menjadi 4 golongan, yaitu :
a.      Export and Import Commission House
Commision House merupakan wakil-wakil dari pembeli . export Commision House menerima peranan dari pembeli-pembeli di luar negri.
Sedangkan Import Commision House melakukan hal yang serupa bagi pembeli luar negri.

b.      Merchant Exporters and Importers
Merchant Exporters and Importers memperoleh penghasilan dari hasil keuntungan dalam perdagangan

c.       Manufacturer’s Export Agents
Export agen bertindak sebagai departemen atau bagian eksport dari sebuah perusahaan atau produsen atau sekelompok perusahaan.

            d. Export and Import Brokers
Makelar (broker) dalam kegiatan eksport-import berusaha mempertemukan pembeli dan penjual bersama-sama.

·        Perkembangan Import dan Eksport Indonesia
Barang-barang yang termasuk katagori bukan minyak dikelompokan menjadi :

a.       Golongan barang utama : kayu, karet, timah, minyak, kelapa sawit, kopi tembakau, teh, dan biji kelapa sawit.
b.      Golongan barang lain : hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra, bahan makanan, barang tambang dan lain-lain.

Import yang dilakukan oleh indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang, yakni:

a.       Barang konsumsi  : beras, tepung terigu, tekstil, dan sebagainya.
b.      Bahan baku dan penolong :  cengkeh, bahan kimia, hasil dan prepat kimia, bahan cat.
c.       Barang modal : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi.